Anda Gagal Bisnis MLM ? Beginilah Tipsnya Sukses Bisnis MLM

Anda Gagal Bisnis MLM ? Beginilah Tipsnya Sukses Bisnis MLM

Konsultannasa.net – Bisnis MLM merupakan bisnis yang saat ini sangat di gandrungi oleh beberapa masyarakat bahkan sampai kalangan artis sekalipun. Hal ini karena bisnis MLM memilikii keberlangsungan yang sangat tinggi maka dari itu minat dari itu minat beberapa orang sangat tinggi. Namun beberapa kasus belakangan sontak maraknya bisnis MLM yang bodong membuat peminatnya semakin berkurang. Hal ini sangat disayangkan pastinya karena berpengaruh pada tingkat pengangguran semakin banyak. Maka dari itu anda harus dapat memilih bisnis MLM yang aman untuk di ikuti.

Cara Memilih Bisnis MLM Yang Aman

Berikut ini adalah tips bagi anda untuk memilih bisnis MLM yang aman untuk di ikuti :

Perusahaan MLM Tersebut Diterima Pasar Nasional

Ciri bahwa sebuah perusahaan MLM yang baik dan bonafit juga bisa dilihat dari skala yang ada pada perusahaan tersebut. Pasalnya jika Perusahaan tersebut masih belum berskala atau belum diterima secara nasional sistem bisnisnya, maka Anda perlu hati – hati. Maka dari itu untuk bisa berhasil dalam bisnis MLM ini tentu Anda seharusnya memilih perusahaan yang memiliki skala nasional yang bisa diterima oleh seluruh masyarakat. Umumnya mereka juga akan mengutarakan visi-misinya bagi kesejahteraan perusahaan dan jaringan distributornya. Baca juga : Deretan Bisnis Rumahan Dengan Omset Jutaan!

Perusahaan MLM yang Distributornya Memiliki Sistem untuk Sukses

Apabila sebuah  perusahaan MLM memiliki distributor yang punya sistem keberhasilan yang baik untuk bisa sukses maka Anda akan juga bisa ikut cepat sukses. Tentunya untuk bisa cepat suskes Anda harus bisa memastikan sistem dalam perusahaan tersebut sudah teruji dan terbukti mampu mencetak banyak orang menjadi berhasil. Dengan melihat bagaimana sistem tersebut sudah bisa berjalan efektif dijalankan oleh segala usia dan kalangan dari beragam latar belakang, pekerjaan, pendidikan, jenis kelamin, bahkan oleh mereka yang tidak pernah berbisnis sama sekali. Pada umumnya perusahaan MLM  ini yang memiliki sistem baik  bisa ditandai dengan adanya alat – alat bantu usaha, seperti buku-buku kepribadian, kaset – kaset yang memberikan motivasi dan teknik, serta pertemuan-pertemuan yang bisa dihadiri. Maka dari itu Anda harus waspada bila mendapati perusahaan MLM yang menawarkan hasil maksimal tanpa harus kerja keras karena hal ini bisa dibilang sangatlah mustahil terjadi.

Hasil gambar untuk bisnis mlm

Perusahaan MLM yang terdaftar di APLI

APLI sendiri merupakan singkatan dari Asosiasi Penjual Langsung Indonesia yang merupakan sebuah asosiasi yang mewadahi berbagai perusahaan MLM. Dengan memiliki latar belakang berdirinya APLI merupakan karena aturan hukum di Indonesia dianggap belum baku dalam mengatur penjualan langsung. Hal seperti inilah yang  akhirnya mendorong beberapa perusahaan MLM menciptakan aturan bersama dan kode etik yang disepakati bersama dalam APLI. Oleh karena itu untuk bisa bergabung dengan APLI ini perusahaan MLM harus harus memenuhi sejumlah persyaratan untuk bisa mendapat sertifikasi. Bukan hanya itu saja perusahaan MLM yang menjadi anggota APLI ini hanyalah dibatasi pada perusahaan yang dianggap memenuhi persyaratan sebagai perusahaan penjual langsung. APLI inilah yang akan mampu mengenali mana perusahaan yang MLM yang baik dan yang bukan.

Perusahaan Memiliki Badan Hukum yang Jelas

Bukan hanya terdaftar dalam APLI karena sebuah perusahaan MLM yang baik bisa dilihat dari badan hukum yang dimilikinya. Hal ini sebagai perusahaan yang mennjalankan gerak bisni  perusahaan MLM memang juga dituntut untuk memiliki badan hukum yang jelas. Tentu hal ini sangat disarankan untuk perusahaan MLM membuat badan hukum Perseroan Terbatas (PT) yang memiliki SIUPL dan NPWP. Pasalnya dengan adanya bahan hukum ini maka mereka bisa mempertanggungjawabkan bisnis MLM tersebut kepada para membernya dan juga kepada konsumen lain yang menggunakan produk mereka.

Harga Jual Masuk Akal

Hasil gambar untuk bisnis mlm

Komponen lain yang harus anda perhatikan juga adalah  harga. Hal ini  karena harga produk yang dijual oleh perusahaan MLM bisa Anda jadikan salah satu indikasi bahwa bisnis tersebut sehat atau tidak. Maka dari itu tidak ada salahnya jika kita mencermati produk yang dijual memiliki harga yang wajar dengan kualitas produknya. Apabila sebuah MLM menjual produk yang harganya jauh lebih mahal dari kualitas yang ada dan juga sangat jauh dari harga pasaran. Maka tentunya Anda harus waspada dan disarankan untuk meninggalkannya.Pasalnya pada bissnis MLM yang baik dan mumpuni umumnya penghasilan para membernya bukanlah dipatok dari harga produk yang dibanderol berkali-kali lipat. Akan tetapi lebih dari itu penghasilan itu haruslah berasal dari jumlah pembeli barang yang banyak karena konsumen puas akan mutu produknya.

Perusahaan MLM Memiliki Produk Beragam

Adanya sebuah  produk yang banyak dan beragam untuk ditawarkan ke orang lain maka Anda akan memiliki kesempatan yang besar untuk bisa menjaring downline. Hal lainnya dengan adanya produk yang beragam Anda bisa memilih barang yang sesuai dengan ketersediaan budget. Hal penting lainnya pastikan bahwa perusahaan MLM telah memiliki jaminan atas kualitas barang dan jasa yang dijualnya. Pastikan anda jaminan produk bisa ditukar apabila suatu waktu barang tidak sesuai dengan kualitas yang sebenarnya. Maka dari itu agar bisa berbisnis MLM yang tepat dan menguntungkan tentu  anda harus memilih perusahaan yang tidak hanya menawarkan barang dan jasa yang seragam tapi juga mempunyai jaminan atas kualitas barang dan jasa yang dijualnya.

Perusahaan Memiliki Support Sistem yang Baik

Gambar terkait

Hal yang wajar jika semua orang yang terlibat dalam bisnis MLM ini tentunya selalu menginginkan adanya support center yang bisa mendukung bisnis MLM-nya secara optimal. Dalam sebuah bisnis memang bisa jadi para member ini memiliki keluhan atau permasalahan yang harus ditanyakan. Dari sinilah peran support center berlaku yang mana harusnya support center ini sendiri bisa berwujud offline ataupun online. Tentu yang terpenting support center ini mudah untuk diakses oleh member.

Upline Membantu Downline untuk Berkembang

Bukti perwujudan dari sistem sukses perusahaan MLM adalah adanya kondisi atau budaya di mana upline mampu membatu downline untuk terus berkembang. Maka lihatlah  mereka memperlakukan para downline dalam menggerakkan bisnisnya. Pasalnya jika para upline di MLM tersebut tidak aktif atau hanya mengandalkan downline untuk menjual produk atau mengembangkan jaringan mereka maka sebaiknya Anda tidak memilih perusahaan hal ini karena selain hanya menyusahkan Anda sebagai pendaftar yang baru (downline), bisnis MLM yang demikian ternyata juga dianggap banyak pihak sebagai sesuatu yang kurang sehat. Pada umumnya bisnis MLM yang baik para upline akan aktif memberikan support berupa bantuan, pembinaan, dan membagikan ilmu marketing kepada downline mereka. Dan juga tak jarang para upline ini akan turun tangan di lapangan untuk bisa memberikan cara atau metode mendapatkan member baru dan menjadikan downline-nya naik level.

Perusahaan Memiliki Sistem Adil Bagi Semua Member

Gambar terkait

Tentunya memang akan sedikit banyak terlihat bahwa bisnis MLM ini lebih menguntungkan bagi orang – orang yang bergabung terlebih dahulu. Bagi orang yang baru mendaftar tentu akan kurang mendapatkan keuntungan yang besar. Maka dari itu jika Anda mendapatkan sistem yang ada sangat terasa kurang menberikan keuntungan bagi yang baru mendaftar bukan hal yang tidak mungkin jika bisa disimpulkan perusahaan tersebut kurang baik. Hal ini karena perusahaan MLM yang baik umumnya akan berlaku adil, dan mereka akan sebisa mungkin membuat semua membernya bisa mendapatkan keuntungan asal mau berusaha keras. Oleh karena itu mereka yang menjadi upline atau downline harus memiliki bekerja keras jika ingin mendapatkan keuntungan. Pasalnya dengan sistem yang seperti ini, semua akan diuntungkan meski mereka baru bergabung.

Perlu kita ketahui meskipun seseirang sudah bergabung dengan perusahaan MLM yang bisa dikatakna aman tetapi tidak menutup kemungkinan bahwa dia juga belum tentu berhasil di bisnis tersebut. Sebenarnya  beberapa  alasan yang sangat klasik dapat mempengaruhi hal tersebut.

Alasan Seseorang Gagal Dalam Bisnis MLM

Gambar terkait

Setelah kita mengetahui beberapa tips memilih perusahaan mlm yang aman maka kali ini anda harus mengetahui beberapa alasan seseorang gagal dalam bisnis MLM. Diantaranya :

Kurang Mempelajari Marketing Plan

Bukan sedikit namun beberapa  pebisnis networkmarketing yang langsung terjun tanpa mempelajari terlebih dahulu marketing plan yang diberikan oleh perusahaan bermitra. Pasalnya ada yang langsung bergabung karena tergiur iming-iming yang ditawarkan oleh leader – leader. Hal ini karena banyak money game yang dikemas dengan cara MLM atau bisnis networkmarketing, sehingga orang – orang yang bergabung diawal akan mendapatkan keuntungan besar dan bergabung belakangan sebagai korban.

Kurang Mempelajari Produk Yang Dipasarkan

Gambar terkait

Dengan mempelajari produk yang dipasarkan tentu merupakan hal yang sangat penting karena dengan mempelajari produk maka kita akan memahami target pasar yang akan dicari atau dituju. Selain itu network marketing juga merupakan salah satu cara memasarkan suatu produk jadi siapa target konsumen dan nilai tambah yang bisa didapakan oleh konsumen akhir maupun reseller atau member untuk produk harus kita pahami dengan baik. Perlu di ingat MLM ini tidak menjual mimpi  tapi memasarkan produk dan memberikan pelayanan kepada konsumen melalui member – member dalam jaringan pemasaran tersebut. Hal ini karena banyak pelaku network marketing mengeluarkan banyak uang untuk membeli setumpuk barang dan barang tersebut menumpuk dalam rumahnya. Tentunya  ini terjadi karena pemahaman salah keliru tentang network marketing. Perlu kita ketahui dalam konsep network marketing para pelalu bisnis tidak perlu melalukan pembelian dalam jumlah besar karena suplai barang adalah tanggung jawab perusahaan.

Tidak Melalukan Penelitian Terhadap Perusahaan

Gambar terkait

Perusahaan – perusahaan multi level marketing atau network marketing ini ada yang tutup setelah melewati tahun ke 5 atau tahun ke 10. Hal yang seprti ini biasanya terjadi karena pada tahap awal memberikan bonus yang berlebihan kepada para leader – leader tentu untuk menarik mereka bergabung. Beberapa perusahaan yang baru berdiri atau kurang dari 5 tahun perlu untuk di teliti terlebih dahulu. Ini sangat penting karena kadang seorang leader menghabiskan banyak waktunya untuk bisnis tersebut. Namun ketika perusahaan tiba-tiba tutup akan menimbulkan kerugian besar serta mereka akan memiliki rasa frustasi. Perlu  juga diperhatikan seberapa komitmen jangka pendek dan jangka panjang perusahaan terhadap distributor. Selain itu komitmen  terhadap distributor yang perlu diperhatikan adalah kebijakan perusahaan terhadap produk – produk yang ditawarkan apakah bisa mengikuti perkembangan pasar atau tidak.

Beranggapan Jaringan Akan Berkembang Dengan Sendirinya

Selain faktor di atas adapula faktor dimana seseorang banyak yang beranggapan bahwa dengan melakukan pembelian atau investasi dengan sejumlah uang. Dengan demikian maka jaringan akan berkembang dengan sendirinya. Selain itu juga ada yang beranggapan  jaringan akan dibangun secara otomatis oleh sistem atau secara on line. Akan tetapi perlu di ingat untuk mengembangkan jaringan perlu adanya pelatihan-pelatian untuk pengembangan kepribadian, pengembangan leadership, kemampuan teknis, kemampuan menjual produk dan sebagainya.

Tentu sebuah jaringan yang dapat berkembang dengan sendirinya tanpa adanya pelatihan-pelatihan atau training-training yang memberikan pendidikan pelayanan terhadap para pelanggan dan juga membangun jiwa kepemimpinan perlu dicurigai sebagai money game. Dengan membangun networking atau jaringan pemasaran diperlukan akan menimbulkan pembinaan secara berkelanjutan mulai dari sejak bergabung sampai peringkat yang sudah tinggi sekalipun. Selain itu jaringan yang dibangun dengan fondasi yang kuat akan bertahan lama dan memberikan banyak nilai – nilai positif. Nilai tersebut tidak hanya kepada para pelaku bisnis networking atau MLM itu sendiri, tapi juga pada konsumen dari produk tersebut.

Tidak Menyukai Presentasi Dan Mengikuti Training

Gambar terkait

Perlu kita ketahui bahwa presentasi dan mengikuti training adalah rutinitas penting yang harus dijalankan oleh pebisnis multi level marketing atau MLM atau bisnis network marketing. Selain itu presentasi ini merupakan tindakan saat dimana kita memberikan penjelasan tentang manfaat produk dan bagaimana mentransfer ilmu yang dimiliki kepada mitra bisnis kita. Dengan melalui presentasi – presentasi para leader – leader memberikan pengarahan bagaimana bisa sukses dalam menjalankan bisnis. Selain itu juga  training-training tidak hanya memberikan tambahan ilmu secara berkesinambungan kepada para leader tetapi juga menjadi sarana pemberian motivasi. Bukan itu saja training motivasi itu merupakan hal yang penting untuk tetap menjada semangat dan antusiasme tetap tinggi dalam menjalankan bisnis ini.

Tidak Mampu Berkembang Kepribadian

Sebenarnya membangun networking atau jaringan pemasaran secara MLM yang merupakan jalinan kerja sama dengan banyak orang. Itu untuk membangun hubungan yang baik ini setiap para pelaku perlu untuk selalu mengembangkan kepribadian. Maka dari itu pengembangan kepribadian akan memberikan peran besar bagi pertumbuhan jaringan dan semakin besar jaringan itu maka tantangan yang dihadapi juga akan semakin besar. Phal ini karena para pelaku bisnis yang senantiasa mengembangkan kepribadian akan membina hubungan dengan banyak orang dengan tingkat keberhasilan yang sangat tinggi.

Kurang Menjadi Pendengar Yang Baik

Beberapa orang yang lebih banyak bicara dari pada mendengarkan merupakan hal yang tidak tepat karena  tema yang kita bicarakan belum tentu disukai oleh prospek atau mitra kita. Pasalnya dengan banyak bicara kita lebih menonjolkan diri sendiri dari pada orang lain sehingga kita tidak memahami apa yang mereka butuhkan dan diinginkan. Untuk itu dalam membantu mereka dalam pengembangan jaringan bisnis maka kita perlu memahami apa yang menjadi kebutuhan dan keinginan mereka.

Melakukan Peemaksaan Orang Lain Untuk Bergabung

Hasil gambar untuk bisnis mlm

Selanjutnya karena memiliki semangat yang luar biasa dalam menjalankan bisnis banyak pemain MLM yang memaksa orang lain untuk bergabung dengan melakukan penipuan-penipuan. Kemudian praktek – praktek seperti ini yang sebenarnya membuat penilaian negatif terhadap MLM atau networkmarketing. Maka dari itu sebaiknya kita harus terlebih dahulu menjelaskan manfaat atau keuntungan yang mereka dapatkan dengan bergabung menjadi member dengan cara yang menarik. Lalu biarkan mereka berpikir untuk menentukan apakah akan bergabung atau tidak.

Terlalu Fokus pada penjualan pribadi

Dengan belajar menjual produk tentu merupakan langkah awal yang perlu dipelajari oleh pemain MLM atau network marketing. Karena  tanpa kemampuan menjual produk jaringan tidak akan tumbuh dan berkembang dengan pesat. Nah kemampuan menjual inilah yang harus diajarkan kepada mitra-mitra yang ada dalam organisasi atau jaringan kita. Hal ini karena penjualan adalah sumber income atau penghasilan perusahaan dalam pembayaran bonus. Oleh karena itu tanpa adanya penjualan produk maka patut dicurigai sebagai money game dan segera tinggalkan money game maka  jangan buang-buang waktu untuk bisnis money game.

Tidak Ada Pembinaan Terhadap Jaringan

Perlu di ingat bahwa Mitra bisnis adalah asset dalam sebuah MLM atau network marketing. Maka dari itu penting bagi leader untuk mengembangkan mitra-mitra bisnisnya. Dengan demikian seorang leader harus menginvestasikan waktunya untuk memberikan pelatihan-pelatihan, arahan dan motiviasi bagi para mitra bisnisnya.  Misalnya saja jika kita bekerja 3 jam dalam satu hari dan dengan cara yang sama ada 10 orang mitra yang juga bekerja maka sebenarnya kita bekerja 30 jam. Sebenarnya hal ini sangat mudah dilakukan  jika seorang leader secara konsistem melakukan pembinaan terhadap mitra-mitra bisnisnya.