Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Tingkah Laku Konsumen!

Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Tingkah Laku Konsumen!

Konsultannasa.net – Perilaku konsumen memang kadang sulit untuk di duga karena memang beberapa dari mereka menginginkan pelayanan yang ekstra namun tetap saja dengan harga yang murah. namun  balik lagi bahwa konsumen adalah seorang yang harus mendapatkan pelayanan sebagai seorang pembeli. Adapun beberapa faktor yang dapat memicu perilaku konsumen diantaranya :

Konsumen pastinya memiliki perilaku yang berbeda tergantung mood mereka sendiri. Hal ini sebenarnya bukan hanya ada pada konsumen karena setiap orang pun pasti memiliki mood yang berbeda –  beda. Menariknya jika kita kulik lebih dalam bahwa seorang konsumen akan membeli sebuah produk karena alasan masing – masing yang jelas terdapat dua faktor. Dimana faktor tersebut berasal dari internal dan eksternal. Baca juga Cara Memulai Bisnis Property Dengan Benar!

Hasil gambar untuk pembeli

Konsumen akan tertarik pada produk kita karena berbagai alasan yakni bisa saja karena konsumen memiliki potensi terpengaruh di karenakan oleh lingkungan sekitar seperti teman ataupun keluarga. Namun bisa jug amereka terpengaruhi oleh faktor lainnya seperti iklan produk yang beredar. Hal ini jelas sangat mungkin terjadi termasuk jika konsumen anda adalah kebanyakan kaum hawa. Mereka sangat mudah dengan iming – iming diskon dan lainnya.  Maka tak dari mereka menjadi sasaran empuk para produsen produk, selain itu para produsen dalam hal menarik minat para konsumen sangat cerdik. Dimana mereka biasanya menggunakan model wanita untuk menarik minat para konsumen. Baca juga Cara Belanja Onlin Dengan Aman Dan Nyaman!

Di jaman yang modern ini iklan sangat senter memiliki kemjauan dalam hal pengembangan promosinya tentu sebagai upaya untuk menarik minat para konsumen. Sebagai contoh pada produk makanan, mereka para pengusaha makanan sangat menegrti betuul bahwa pada masa ini dunia youtube sangat jauh melampui batas sehinggga memiliki banyak viewers. Maka merekapun menarik para food flogger untuk mengiklankan produk jualan mereka. Sehingga produk mereka akan lebih di minati para konsumen. Baca juga Cara Mengajukan Pinjaman di Koperasi Untuk Modal Usaha

Sudah pasti sebagai produsen ataupun pengusaha mereka harus sangat jeli dalam menarik konsumen karena hal ini sangat berpengaruh bagi kelangusngan perusahaan mereka yang mereka kelola. Mereka harus mengerti betul object kemajuan apa yang pada saat ini berkemabang sehingga mampu mendongkrak pemasaran mereka. Sebuah inovasi juga sangat di butuhkan pada masa sekarang ini. karena anda jua lharus melihat para pesaing baru maupun lama yang makin masa ke masa bertambah banyak dan semakin maju. Baca juga Begini Cara Mengatur Keuangan Dengan Baik!

Hasil gambar untuk pembeli

Tak sampai disitu bahwa anda juga berfikir positif dalam menjalankan sebuah bisnis karena hal ini akan berpengaruh pada potensi anda untuk kedepannya. Pastikan anda harus mengerti betul apa yang di inginkan para konsumen sehingga mereka akan lebih yakin memakai produk anda. Adapun beberapa faktor yang sangat mempenagruhi konsumen untuk tertarik pada sebuahb produk diantaranya :

I. Faktor Internal

Faktorr internal adaah faktor yang berasal dari diri seseorang. Bisa dikatakan bahwa faktor ini timbul atas apa yang ada dalam dirinya. Faktor internal memiliki pengaruh yang bermacam – macam diantaranya :

1. Motivasi

Motivasi merupakan suatu hal yang dapat menggerakan dirinya untuk berbuat sesuatu. Motivasi ini yang biasanya membuat seseorang mampu melakukan sesuatu tanpa mereka duga. Kemampuan seseorang yang tinggi tentu berawal dari sebuah motivasi. Motivasi sangat berguna bagi mereka yang pada waktu ini memiliki sebuah cita – cita. Tak hanya itu faktanya setiap orang  memiliki motivasi yang berbeda – beda tergantung dari bagaimana dia berfikir. Sebuah motivasi selalu memiliki makna dan tujuan tersendiri dan akan berbeda setiap orangnya. Jika kita mampu berfikir dengan jernih bahwa setiap pencapaian kehidupan seseorang pastinya di dalamnya mengandung motivasi yang sangat tinggi. Motivasi seseorang yang tinggi dapat membuat orang tersebut merasa nyaman akan apa yang ada pada dirinya. Baca juga Bisnis Yang Tiap Hari Laku Baik Online Dan Offline!

Gambar terkait

Begitupun yang ada dalam diri konsumen, pastinya mereka memiliki suatu alasan yang sangat berharga sehingga mereka memiliki ketertarikan untuk membeli produk. Motivasi membeli yang dimiliki konsumen tentu bisa saja berbeda dengan para penjual. Seorang penjual akan memiliki motivasi pada produknya untuk diproduksi demi meraup keuntungan. Sedangkan para pembeli membeli produk guna untuk sebagai alat pemuas atau membantu pekerjaannya serta dapat pula untuk memenuhi kebutuhannya. Motivasi membeli harus lebih support oleh para penjual hal ini karena dengan adanya support dari penjual tentu pembeli akan lebih tergiur. Support penjual bisa saja dengan melakukan promosi dan peningkatan kualitas. Maka dengan demikian mereka akan lebih tertarik untuk membeli.

2. Ekonomi

Ekonomi merupakan faktor internal yang mendorong seseorang untuk memilih keputusan membeli atau sebaliknya. Beberapa dari mereka akan berfikir mengenai ekonomi yang ada pada dirinya. Kemudian mereka akan memutuskan untuk membeli atau tidak. Keadaan ekonomi seseorang dengan lainnya akan sangat berbeda sehingga kebutuhan merekapun berbeda. Bukan hanya itu saja karena jika seseorang memiliki keadaan ekonomi yang berbeda maka selera merekapun berbeda dan gaya hidup merekapun berbeda. Kondisi ekonomi seseorang memang tak selamanya membuat mereka merasa bahwanya dirinya kurang beruntung. Karena bsa di buktikan dari beberapa dari mereka yang mampu mbangkit dari konsisi ekonomi ynag rendah ke ekonomi yang lebih sejahtera. Semuannya memang butuh proses dan ketekuan dalam melakukan proses. Tekanan ekonomi juga kadang membuat seseorang merasa bahwa dirinya hancur dan mereka merasa gagal dalam menjalani hidup. Namun sebenarnya segala sesuatu yang besar memang harus merayap dahulu dari yang kecil.

Hasil gambar untuk pembeli

Hal ini juga berpengaruh terhadap sebuah kebutuhan. Seseorang mampu membeli barang dengan harga dan merk yang terkenal pastinya mereka mempunyai uang ynag cukup banyak. Sehingga tak menutup kemungkinan mereka mampu membelinya. Namun adapula dari mereka yang tidak mampu untuk membeli barang yang bermerk artinya mereka berada di kondisi ekonomi yang kurang. Namun pembelian sebuah barang tak melulu mengenai kondisi ekonomi. Hal ini juga di karenakan selera dan gaya yang dimiliki seseorang. Faktanya beberapa dari mereka yang berada dalam kondisi perekonomian yang baik belum tentu mereka memiliki ketertarikan pada barang yang bermerk, kembali lagi semua pada seleranya masing – masig. Namun tetap saja tak di pungkiri memang ekonomi sangat berpengaruh terhadap pembelian sebuah produk.

Dari hal ini anda bisa mengambil kesimpulan bahwa jika anda memproduksi produk dan kemudian mengkomersilkan, maka anda sebaiknya terlebih dahulu mempertimbangkan tentang target pasar. Karena target pasar ini yang nantinya akan memberikan gambaran kepada anda bagaimana sasaran produk yang anda jual. Yang tentunya sasaran penjualan harus tepat dan mampu mencapai pangsa pasar yang luas.

3. Sikap

Gambar terkait

Sikap adalah sebuah perilaku yang mencerminkan perasaan seseorang. Perilaku tersebut yang dimiliki seseroang untuk menggambarkan perasaanya terhadap orang lain. Sikap ini memiliki berbagai macam jenis dan terkadang ada beberapa orang sangat susah untuk di tebak perasaannya. Hal ini karena memang biasanya beberapa orang lebih menyukai menutup diri untuk berekspresi sehingga terlihat datar saja baik saat marah atau senang. Sikap akan mencerminkan sifat seseorang, karena seseorang yang memiliki sifat yang kuat maka mereka akan berbeda dengan orang yang lebih memilih untuk santai dalam segala hal. Sifat dan sikap tentu berbeda meskipun memiliki kesamaan. Sikap lebih kepada ekspresi yang di keluarkan seseorang untuk menggambarkan apa yang di rasakan. Sedangkan sifat sendiri sesuatu yang dimiliki seseorang tanpa orang tersebut mengeluarkan ekspresinya. Keduanya memiliki kesamaan yakni tentang perasaan yang ada pada dirinya.

Gambar terkait

Dalam diri seseorang tentu terdapat sikap bagaimana mereka memilih suatu barang atau objek yang menurut mereka sesuai. Begitupun dengan jika anda membeli sebuah barang atau jasa anda akan memilih barang atau jasa yang sesuai dengan selera anda. Hal ini tanpa anda memikirkan tentang popularitas barang tersebut. sikap penjual juga akan mempengaruhi pembeli untuk membeli, tentunya dengan bagaimana mereka para penjual memperlakukan pembeli dengan baik. Dalam membeli anda juga harus memiliki sikap menghargai terhadap penjual , meskipun ada istilah pembeli adalah raja namun tetap saja sikap yang demikian kurang beretikan untuk di lakukan. Sikap menghargai sesama orang tentu membuat anda lebih mengerti akan kehidupan. Hal ini karena seyogyannya memang sebuah kehidupan harus diserrai sikap menghargai satu sama lain.

2. Faktor Eksternal

Hasil gambar untuk pembeli

Faktor eksternal adalah faktor yang berasal dari luar diri seseorang yang mampu menggerakan seseorang untuk melakukan suatu hal. Faktor ekstenal seseiorang dalam upaya membeli suatu barang memiliki sumber yang sama yakni dari luar. Namun tentu pengaruh dari sumber tersebut sangat berbeda. Banyak orang ynag merasa bahwa apapun yang terjadi pada dirinya ada pengaruh besar dari faktor luar dari dirinya. Namun tentunya hal ini menandakan bahwa orang tersebut sangat memiliki ketidak perccayaan diri yang rendah. Orang yang memiliki kepercayaan diri yang kuat maka mereka akan yakin bahwa apapun yang terjadi pada dirinya adalah tergantung bagaimana dirinya mengambil langkah.

Dalam sebuah transaksi pembelian seseorang akan merasa bahwa dirinya membeli sebuah produk di karenakan faktor luar yang mereka dapat dari orang lain. Hal ini bisa saja terjadi, karena tak d pungkiri dalam sebuah strategi pemasaran ada istilah world of mouth. Yang artinya bahwa pemasaran dari mulut kemulut sangat efektif dan efisien untuk mendongkrak penjualan sebuah produk. Meskipun prosesnya tak secepat iklan atau metode promosi lainnya. Adapun beberapa faktor eksternal yang biasanya memperngaruhi pembeli untuk membeli barang atau jasa diantaranya :

1. Kebudayaan

Gambar terkait

Kebudayaan adalah faktor eksternal utama yang dapat mempengaruhi seseorang untuk membeli barang tersebut. karena mereka  terdesak oleh faktor budaya yang ada di lingkungannya. Kebudayaan dari satu daerah dengan daerah lainnya sangat berbeda dan masing – masing memiliki keunikan yang berbeda. Kebusayaan ini lahir karena di pengaruhi banyak faktor seperti faktor agama, kondisi alam dan lainnya. Kebudayaan di bentuk tentunya sudah dari jaman dahulu kala. Kebudayaan pastinya banyak jenisnya namun biasanya yang sering terdengar adalah kebudayaan berpakaian yang cukup berbeda antara daerah satu dengan lainnya.

Kebudayaan dapat mempengaruhi selera busana, makanan dan hal lainnya yang di alami sesorang. Misalnya pada budaya arab dan amerika tentu berbeda dan bisa di katakan jauh berbeda. Kebudayaan inilah yang nantinya menuntut anda sebagai penjual untuk menyesuaikan konsep kebdayaan sebuah daerah temapt anda berjualan. Misalnya saja di indonesia sendiri yang mayoritas pecinta pedas, maka mau tidak mau makanan yang anda produksi harus memiliki rasa pedas untuk menyesuaikan rasa di indonesia. Untuk mendongkraj sebuah penjualan produk memang seseorag harus terlebih dahulu mempelajari lingkungan lokasi mereka berjualan. Dengan demikian mereka akan lebih mudah untuk mencapai target penjualan. Jika di lokasi anda berjualan adalah kebanyakan anak – anak maka anda harus menjual produk yang disukai anak – anak. Sedangkan Jika anda adalah seorang konsumen produk tertentu maka pastinya anda memilih produk tersebut karena sesuai dengan budaya anda yang berlaku di lingkungan.

2. Kelompok sosial dan kelompok referensi

Gambar terkait

Kelompok sosial adalah kelompok seorang individu melakukan kegiatan sosialnya. Kelompok sosial bisasanya mereka merupakan orang yang berada di lingkup sosialnya. Tak sampai disitu karena biasanya kelompok sosial akan memperngaruhi segala sesuatu yang berada di indivdu itu sendiri. Kelompok sosial akan mempengaruhi gaya bicara, busana dan masih banyak lagi tentu merekalah yang menjadikan seseorang merasa berbeda jika berada di lingkungan lain. Kelompok sosial sebenarnya juga tidak terlalu berpengaruh terhadap kehidupan sosial seseorang. Karena mereka memiliki power masing – masing yang menjadikan  dirinya mudah terpengaruhi atau sebaliknya. Kelompok sosial ini misalnya seperti di sekolah. Individu yang berada di sekolah tentu memiliki kelompok sosial yakni teman – temannya yang berada disekolah.

Berbeda dengan kelompok referensi karena kelompok referensi ini biasanyya di artikan sebagai sebuah geng. Yang mana mereka mempunyai perana sangat penting untuk membentuk karakter seseorang. Seseorang yang memiliki kelompok referensi yang baik maka ada kemungkinan dirinya dapat terpengaruhi. Namun jika kelompok referensi tersebut memiliki karakter yang kurang baik maka tentu mereka bisa di katakan tidak ada jaminan mereka akan teroengaruh. Hal ini karena mereka memiliki power tersendiri yang bisa di jadikan sebagai tameng dirinya.  Kontrol yang ada pada dirinya sebenarnya akan berbeda  antara orang satu dengan orang lainnya. Hal ini di pengaruhi oleh terbentuknya sifat yang ada pada diri mereka.

Begitu juga yang terjadi pada konsumne mereka akan membeli sebuah barang bisa tergantung oleh sebuah kelompok sosialnya. Namun lebih tepatnya bahwa kelompok referensinya lebih mempengaruhi. Misalnya jika kita bandingkan kelompok sosial dengan kelompok referensi adalah jika pada kelompok sosial artinya bisa saja mereka membeli namun hanya saja bisa sekali atau dua kali. Namun jika pada kelompok referensi maka mereka mampu membeli dalam kisaran lebih dua kali. Hal ini tentu karena mereka melihat gengnya menggunakan barsng tersebut.

3. Keluarga

Hasil gambar untuk pembeli

Keluarga merupakan kelompok yang paling utama dalam mempengaruhi seseorang bahkan bisa di katakan bahwa seseorang memiliki sifat terentu terpengaruhi karena mereka di bentuk dari lingkungan keluarga. Orang yang memiliki keluarga pastinya mereka akan bahagia karena dapat memiliki kelompok sosial yang cukup intensif. Keluarga sebagai acuan utaman seseorang menentukan sesuatu dan mendapatkan sesuatu. Bisa dikatakan bahwa pada saat kita lahir orang yang pertama kali anda kenal adalah keluarga. Artinya bahwa amereka sangat berarti dalam kehidupan anda.

Begitupun jika kita menjadi seorang konsumen karena kita bisa saja membeli barang dikarenakan melihat lingkungan kita menggunakannya yakni lingkungan keluarga. Misalnya saja pada saat anda menggunakan merk tas tertentu maka ada peluang besar saudara yang berada tinggal serumah dengan anda membeli produk yang sama. Dengan demikian bisa dikatakan keluarga sebagai faktor eksternal alasan seseorang membeli sesuatu.