Beginilah Peluang Besar Membuka Bisnis Retail !

Beginilah Peluang Besar Membuka Bisnis Retail !

Konsultannasa.net – Retail merupakan sebuah kegiatan ataupun aktivitas pemasaran pada produk ataupun bisa juga pada jasa. Pada umumnya sistem retail ini penjualannya dengan cara eceran ataupun satuan. Menariknya bukan hanya itu saja biasanya kegiatan penjualan ini biasanya secara langsung ketangan konsumen akhir. Dan biasanya para konsumen lebih senang membeli pada penjual eceran atau retail karena mereka bisa membeli kebutuhannya secara satuan dan tidak perlu satu kodi atau satu dus. Pada penjualan retail ini para konsumen yang akan membeli barang tersebut biasanya tidak untuk di jual kembali melainkan untuk di konsumsi ataupun di gunakan sebagai memenuhi kebutuhan rumah tangga. Hal ini karena harga yang di cantumkan pada retail biasanya lebih tinggi atau mungkin sesuai harga pasaran pada penjualan satuan. Baca juga Begini Tips Sukses Menjadi Reseller!

Fungsi Sesungguhnya Bisnis Retail

Dengan kita melihat pada arti retail di atas tentu anda akan mengetahui beberapa fungsi dari sebuah perusahaan retail. Adapun beberpa fungsi dari perusahaan atau bisnis retailing sebagai berikut:

Gambar terkait

  1. Dapat membeli dan juga dapat pula menyimpan barang yang mana alurnya anda akan membeli produk dari produsen dalam kapasitas jumlah yang besar setelah itu anda akan menyimpan barang tersebut.
  2. Mampu memindahkan suatu hak kepemilikan barang ke konsumen akhir tentunya dalam hal tersebut ada target yang harus di lakukkan retailer yakni dengan konsumen akhir memakai barang maupun jasa.
  3. Dapat meberikan informasi secara detail dan lebih akurat mengenai barang yang di tawarkan ataupun jasa yang di tawarkan. Pastinya dalam hal ini retailer akan berhubungan secara langsung dengan para konsumen akhir
  4. Memberikan nformasi dengan jelas juga berguna agar konsumen lebih mudah dalam menggunakan barang yang kita tawarkan. Sehingga dalam meluaskan pangsan pasarnya.
  5. Dengan adanya retailer pastinya konsumen akan lebih mudah dalam memilih brang yang di inginkan dan sesuai dengan kebutuhannya.
  6. Selain memberikan informasi secara lisan seorang retail juga harus ampu mengemas barang dengan baik agar dapat menarik konsumen untuk membeli barang ataupun jasa tersebut.
  7. Mampu memberikan sebuah layanan jenis purna jual dalam produk tertentu serta didalamnya akan ikut juga menangani beberapa keluhan pembeli.
  8. Dalam konsdisi yang memungkinkan seorang retail juga dapat melakukan penjualan dengan cara kredit atau sewa kepada para konsumennya sehingga daya tarik konsumen akan jauh lebih tinggi.

Hasil gambar untuk retail

Beberapa Macam – Macam Retail

Bisnis retail ini sangat di minati banyak orang karena kemudahan untuk di jalankan dan juga memilik  banyak keuntungan yang tinggi. Namun perlu anda ketahui pada umumnya bisnis retail ini dapat di bedakan menjadi beberapa macam. Diataranya adalah :

1. Berdasarkan Kepemilikan

  • Independent Retail Firm ini merupakan seseorang yang menjadi pengecer dan kemudian melakukan sebuah tindakan secara independen dengantanpa adanya sebuah  afiliasi (penggabungan). Contoh seperti  pada warung, toko, pasar inpres, ruko, dan lain-lain.
  • Franchising/ Waralaba adalah sebuah sistem pemasaran yang mana suatu perusahaan atau biasa disebut dengan franchisor akan memberikan hak kepada pengusaha lain atau franchisee. Yang mana wewenang itu adalah untuk melakukan sistem usaha dengan cara yang telah ditentukan.
  • Corporat Chain sebuah sebuah kelompok usaha yang mana saling terkait dalam satu manajemen serta di miliki oleh beberapa pemegang saham. Seperti Department Store, Superstore, Spacialty Store, Pasar Swalayan.

2. Berdasarkan Produk yang Dijual

Gambar terkait

A. Product Retailing

  • Department Store atau biasa di kenal dengan Toserba merupakan sebuah perusahaan pengecer yang pada umumnya memiliki pegawai setidaknya 25 orang. Didalamnya dapat menjual pakaian dan peralatan rumah tangga sebanyak 20% atau lebih dari total penjualan.
  • Specialty Store adalah sebuah perusahaan pengecer yang umumnya hanya menjual jenis produk tertentu. Seperti  toko komputer, toko mainan anak, toko sepatu olah raga.
  • Catalog Showroom, yaitu seorang  pengecer yang hanya menjual merek lokal dengan ketentuan  harga rendah dimana area perbelanjaannya kecil dan berdekatan dengan tempat pajangan ecerannya.
  • Food and Drug Retailer merupakan seorang pengecer yang biasanya hanya menjual produk seperti makanan ataupun  minuman dan juga obat – obatan dalam  jumlah yang cukup besar dengan harga sangat rendah.

B. Service Retailing

Hasil gambar untuk retail

  • Rented Goods Service merupakan seseorang yang menjadi pengecer dengan melakukan penyewaan produk – produk tertentu terhadap konsumennya yang mana kepemilikan produk tetap pada retailer. Contohnya seperti pada penyewaan apartemen, mobil, carpet cleaner, dan lainnya.
  • Owned Goods Service merupakan seseorang yang berprofesi sebagai pengecer yang menjual jasa reparasi atau perbaikan dan perawatan barang – barang tertentu. Contohnya pada jasa perbaikan mobil.
  • Non Goods Service merupakan seorang pengecer yang tugasnya hanya menjual jasa personal yang mana sifatnya intangible. Seperti supir, tour guide dan baby sitter.

3. Non Store Retailing

  • Telephone & Media Retailer adalah seorang pengecer yang bertugas menggunakan kontak melalui telepon atau telemarketing dan juga media periklanan seperti surat kabar, radio, televisi. Dimana tugas pengecer tersebut adalah memberikan informasi dan membujuk konsumen untuk membeli produknya.
  • Mail Order, yaitu seseorang yang berprofesi sebagai pengecer yang tugasnya menawarkan produk – produknya dengan melalui media pos surat.
  • Vending Machines, yaitu sebuah alat yang biasanya digunakan untuk melakukan penjualan  produk tertentu. Contohnya seeperti mesin penjual minuman yang banyak di temukan mall – mall.
  • Electronic Shopping, merupakan kegiatan atau aktivitas penjualan yang dijalankan oleh pengecer dengan menggunakan sebuah perangkat TV, Komputer, dan jaringan internet.
  • Direct Selling merupakan sebuah metode penjualan yang biasanya dilakukan pengecer secara langsung kepada beberapa orang – orang tertentu. Hal ini dengan melalui transaksi yang umumnya diawali dan diakhiri oleh tenaga penjual.

Gambar terkait

4. Berdasarkan Strategi Penetapan Harga

Sudah bukan hal yang tabu lagi jika seorang penjual memiliki strategi terutama pada strategi penjuaalannya. Hal ini diigunakan untuk meningkatkan penjualannya sehingga dapat mendapatkan laba yang banyak. Begitu juga pada masing – masing retailer dalam menawarkan produknya dengan menggunakan variasi harga. Pada umumnya variasi harga tersebut di mulai dari harga yang paling murah kemudian ke harga yang paling mahal. Ini berlaku pada merk – merk produk yang berbeda – beda pada penawarannya. Dengan pelayanan yang khusus biasanya para penjual akan  menjual daganya dengan harga yang cukup tinggi. Misalnya saja dengan  memberikan sebuah bonus barang tertentu. Akan tetapi untuk pengecer hal ini tidak akan berlaku karena boasanya mereka hanya memberikan harga barag yang cukup rendah demi menarik para konsumennya.

5. Berdasarkan Lokasi

Berikut ini adalah jenis retailer berdasarkan lokasi :

  • Strip development (mal strip) merupakan sebuah lahan yang bersifat  komersial di gunakan untuk dikembangkan sehingga semua orang dapat memiliki akses langsung seperti ke jalan dan area parkir.
  • Downtown central business districts merupakan sebuah pusat bisnis dan bersifat komersial di suatu kota. Pada umumnya di kota yang  besar biasanya kawasan  seperti ini sangat identik dengan kawasan finansial yang berada di kota tersebut.
  • Shopping center merupakan tempat yang dapat berfungsi sebagai tempat perdagangan eceran atau retail dimana lokasinya telah digabungkan dalam  satu bangunan atau komplek.

Hasil gambar untuk retail

Sebuah perusahaan yang termasuk perusahaan ritel dapat dikategorikan berdasarkan ciri – ciri tertentu diantaranya :

  • Discount stores merupakan sebuah toko pengecer yang biasanya menjual berbagai macam barang dalam  harga yang  relatif murah dengan pelayanan minimum.
  • Speciality stores yaitu sebuah toko retail yang mana didalamnya menjual barang  terbatas dengan jenis lini produk tertentu dimana ini  bersifat spesifik.
  • Departemen stores merupakan sebuah toko retail dengan memiliki skala besar yang dalam pengelolaannya dipisah. Selain itu  dapat juga di bagi menjadi bagian departemen  yang didalamnya akan menjual berbagai macam  jenis barang yang berbeda.
  • Convenience stores merupakan seorang penjual pengecer dimana dirinya akan menjual beberapa jenis produk yang itemnya terbatas. Pada umumnya jenis ini memiliki tempat jualan yang nyaman dan jam buka yang cukup panjang.
  • Catalog stores merupakan suatu jenis toko yang banyak memberikan informasi produk melalui media katalog yang dibagikan kepada para konsumen potensial.
  • Chain stores merupakan sebuah toko pengecer yang mempunyai lebih dari satu gerai. Selain itu juga dimiliki oleh perusahaan yang sama.
  • Supermarket ini meupakan sebuah toko retail yang di dalamnya  menjual bermacam produk sepeti makanan serta berbagai jumlah kecil produk kategori  non -makanan yang mana sistemnya para konsumen akan melayani dirinya sendiri.
  • Hypermarkets merupakan sebuah toko retail yang menjual jenis barang dalam  kapasitas yang sangat besar atau biasanya lebih dari 50.000 item dengan mencakup berbagai jenis produk.
  • Minimarket merupakan hampir sama dengan toko kelontong dimana menjual segala macam barang dan makanan tetapi tidak sebesar dan selengkap supermarket. Minimarket men

Peran Usaha Ritel

Gambar terkait

Pada umumny aperusahaan jenis retail memiliki peranan penting dalam upaya memnuhi kebutuhan para konsumen di antaranya :

  • Mampu memberikan pelayanan suplai barang atau pun jasa secara langsung kepada konsumen tanpa adanya penundaan.
  • Perusahaan retail memiliki peranan penting dalam memberikan kemudahan bagi para pelangannya untuk dapat membandingkan segala hal dalam bentuk, kualitas, dan juga segala yang di tawarkan berupa barang ataupun jasa.
  • Memberikan harga yang cukup terjangkau yang sangat dapat memuaskan pelanggan
  • Berperan penting dalam meningkatkan standar hidup masyarakat.
  • Dengan adanya sebuah perusahaan retail maka ada kemungkinan dilakukan produksi yang cukup besar – besaran.

Tips mengelola retail

Mengelola sebiah bisnis bukanlah hal yang sangat mudah melihat beberapa kendala seperti pesaing dan kemajuan teknologi. Maka tidak di pungkiri untuk menjalankan bisnis kita butuh ide yang sangat akurat dan inovatif untuk di jalankan. Bukan hanya itu saja modal juga merupakan kendala bagi anda dalam melakukan bisnis. Selain harus memiliki kapasitas yang besar anda juga harus memiliki daya tarikm tersendiri untuk menarik konsumen agar menjadi pelanggan tetap. Perlu anda ketahui bisnis retail ini banyak sekali modelnya maka dari itu pastinya anda harus pintar – pintar dalam mengolah otak.  Berikut tips – tips yang akan diberikan untuk mengelola bisnis retail Anda agar berjalan baik :

Hasil gambar untuk retail

  1. Berikan kode khusus untuk barang – barang

Pemberian kode adalah suatu hal yang penting dalam sebuah sistem gudang. Begitu juga  dalam bisnis retail, yang mana pemberian kode sangat penting untuk dapat mempermudahkan kita. Mempermudahkan ini dalam artian kita sebagai para pembisnis retail akan di permudah untuk mencari dan mengeluarkan barang yang akan di cari di gudang. Namun biasanya hal seperti ini sangat di sepelekan bagi beberapa orang karena di anggapnya hal ini kurang penting bagi setiap orang. Mereka beranggapan menggunakan kode hanya membuang waktu dalam pembuatan kode tersebut.  namun bagi anda para bisnis retail berkapasitas besar hal seperti ini pasti akan sangat anda butuhkan agar mempermudah tata letak barang juga.

  1. Letakan barang yang dijual di dalam gudang tersendiri

Gudang merupakan sebuah tempat untuk meletakan suatu barang, begitu juga dalam bisnis retail. Hal seperti ini sangat berguna untuk anda agar anda dapat menjaga kualitas barang dengan baik. Selain itu juga dalam penyimpanan gudang kita akan lebih tahu mana yang termasuk barang yang akan di jual dan mana barang yang hanya akan di simpan.

  1. Pencatatan transaksi penjualan

Pencatatan transaksi merupakan hal yang sangat penting untuk anda lakukan jika bisnis retail anda ingin sukses karena ini membantu anda dalam menghitung laba. Selain itu juga beberapa orang akan lebih kesulitan jika tidak ada catatan transaksi penjualan karena mereka akan lebih di persulit untuk mengitung berapa modal dan juga pendapatan . namun biasanya dalam penjualan sistem retail dengan online ataupun marketplace biasanya akan secara otomatis barang jmasuk dan barang keluar akan tercatat denganjelas. Maka dari itu lebih baik anda menggunakannya untuk mempermudah bisnis anda.

  1. Pengecekan barang masuk

Gambar terkait

Transaksi penjualan bukan hanya barang dijual yang mana artinya barang tersebut keluar akantetapi adapula istilah barang masuk. Yang mana kita membeli barang dari suplier untuk di jual kembali. Jikan sebelumnay sebuah penjualan sangat penting untuk anda catat ini juga berlaku untuk barang masuk yang anda lakukan. Dengan adanya catatan barang masuk biasanya akan mempermudah anda dalam mengatur stok yang akan di keluarkan . bukan hanya itu saja anda juga akan mengontrol penjualan secara otomatis.

  1. Selalu melakukan Stok Opname

Stok opname biasanya sangat di remehkan oleh beberapa orang karena dianggap hal ini tidak memiliki pengaruh yang banyak dalam sebuah bisnis, termasuk juga pada bisnis retail. Namun sebenarnya stok opname ini sebemarnya hal yang sangat penting untuk anda lakukan jika anda melakukan sebuah usaha. Stok opname sendiri merupakan sebuah kegiatan kita mengecek barang secara fisik dan juga secara catatan. Barnag disini  yang di maksudkan adalah persediaan gudang tiap merk produk. Setelah itu anda bandingkan kedua bukti fisik dan catatan tersebut jika menemukan perbedaan. Maka sebaiknya anda cek ulang kembali persediaannya menggunakan catatan maupun fisik. Tentunya hal ini sangat berguna agar anda terhindar dari segala kecurangan yang di lakukan orang dalam atau karyawan anda sendiri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *